CERMIND - Kambing hitam di balik Bulu Domba yang Malang

CERMIND - Kambing hitam di balik Bulu Domba yang Malang

CERMIND - Ketika kamu sedang mengalami kesulitan, maka kamu akan merasa sangat jatuh dalam penderitaan. Seperti yang saya rasakan saat ini, sudah jatuh ketimpa tangga lagi.

Kemarin saya di terima kerja di perusahan yang mungkin terbilang bagus, dari sistem kerja berdasarkan kontrak kerja yang saya baca dari perjanjian surat kerja yang saya terima dari leader. saya merasa ini mungkin adalah jalan terbaik buat saya menuju ke tempat yang benar mungkin ini adalah tempat tujuan terakhir saya dalam mencari sedikit rejeki. saya berharap ini tidak sama sekali akan mengganggu seperti sebelum-sebelumnya. Akhir dari cerita mungkin akan ada disni, seperti seharusnya orang-orang bekerja di tempat lain.

Masalah mulai masuk di kehidupan saya satu- persatu, kenalkan nama saya chika yang menggeluti bidang di Marketing Design  Periklanan Umur saya 24 tahun. masalah terus datang ketika saya mulai menginjak umur 20 tahun. semakin berat dan hampir putus asa kadang.

Ditempat kerja baru ini saya bertemu orang-orang baru tentunya, awal nya semua baik-baik saja lalu menjadi berubah setelah pertama kali nya saya bertengkar dengan pacar saya. yang menurut saya dia sudah banyak perubahan dari awal bertemu dan menjadi lebih kasar. lalu ada beberapa orang yang mungkin tidak suka dengan saya dan membuat cerita dan kisah hidup saya menjadi semakin dilema.ada ketika dimana saya berfikir ingin berbuat jahat sama seperti apa yang mereka lakukan, namun saya berfikir apakah ini pantas untuk saya. mengotori hati saya untuk membalas perbuatan mereka.

Disela-sela lamunan kadang saya berfikir akan melakukan hal bodoh kepada diri saya, tapi tidak mereka tidak pantas mendapatkan pengorbanan saya untuk hal sekeji ini. bagi saya semua akan menjadi lebih baik jika saya hanya menghiraukan semua peristiwa ini. 

Saaya sudah menjadi kambing hitam atas korban yang tak sepantasnya di korban kan, kabing hitam atas Eskploitasi perusahaan yang kurang biaya . mungkin saja sudah tidak mampu lagi namun tetap di jadikan semua usaha untuk menjalankan kehidupan para koruptor yang mungkin tidak sanggup hidup tanpa memakan uang karyawannya. sudah tidak perlu dibahas lagi, biarkan mereka membangun tembok penyesalan dalam hidupnya.

Alasan demi alasan mereka katakan agar terlihat sempurna di mata manusia yang selalu ingin tahu kehidupan orang-orang disekitarnya. apakah masih pantas saya dedikasikan hidup saya untuk membangun citra perusahaan ini. mulai berfikir panjang waktu demi waktu telah aku lalui disini namun tidak ada arti bagi mereka.

Semakin diam saya, semakin kejam mereka memperlakuakan saya. seperti tidak ada mulut untuk bicara, mungkin di belakang akan lebih baik dari pada berbicara di depan. bukan saya tapi mereka yang menderita, akankah mereka bisa sembuh total dari otak kotor yang mereka ciptakan untuk mencemarkan nama baiks seseorang.

Menjadi sangat tidak mengerti, saya ataukah mereka yang menjadi masalah disini atau mungkin saya terlalu menjadi seorang yang kurang bersyukur. tidak saya sudah menjadi diri saya dan mereka yang mungkin tidak ingin melihat saya bahagia ~

Mrs. O


Komentar

Postingan populer dari blog ini

CERMIND- Tidak Seharusnya Bertemu dengan dia Disana

CERMINDM - Pernah Merasa Ingin Menghilang Seketika